Oleh: wawantbh | Maret 30, 2010

Evaluasi Spiritualitas Kita

PERTANYAAN

Assalaamu ‘alaikum wrwb

“Yth. pengasuh rubrik konsultasi, bulan ini tepat 2 tahun saya menjadi salik.

Bagaimana melakukan evaluasi diri untuk mengetahui kemajuan/kemunduran/ketertinggalan dalam bersuluk?

Apakah dalam bersuluk kita harus mempunyai target/pencapaian untuk jangka waktu tertentu?

Demikian pertanyaan saya, atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih

JAWABAN

Wa alaikum salam wr.wb.

Sahabat penanya yang senantiasa mengharap ridho Allah SWT,

Evaluasi diri dalam bersuluk bisa kita lakukan dengan cara sbb.:

  1. Senantiasa meningkatkan kejujuran pada diri sendiri. Dalam bersuluk kejujuran kepada diri sendiri adalah fondasi yang paling dasar. Seluruh aktivitas kita sebagai makhluk, yang lahiriah maupun yang batiniah akan bisa kita evaluasi dengan baik jika kita mampu berbuat jujur kepada diri sendiri. Untuk dapat jujur pada diri sendiri, kita memerlukan membiasakan diri berkontemplasi, serta mengabaikan hiruk pikuk kehidupan di luar diri kita. Fokusnya adalah masuk ke dalam seluruh aktivitas batiniah kita, tentu saja karena kita beriman, dan Allah yang menjadi saksi kejujuran kita tersebut. Dalam kontemplasi tersebut kita diharapkan mampu mengenali aktivitas sisi baik (hasanah) juga sisi buruk (syayi’ah) dari diri kita serta memetakan kekuatan masing-masing pada saat itu. Dengan jujur pada diri sendiri, kita lebih mudah menentukan redaksi doa kita kepada Allah SWT sebagai Rabb kita.
  1. Selalu mengukur tindakan lahir dan batin kita dengan Al-Quran. Sebagai seorang muslim dan mukmin, segala tindakan kita hendaknya selalu diukur kebenarannya dengan Al-Quran. Sebelum kita mengukur aktivitas diri yang batiniah, hendaknya seluruh tindakan lahiriah kita kita ukur dengan kandungan makna lahiriah Al-Quran sesuai kadar yang mampu kita pahami saat ini. Kemudian, setelah hal lahiriah tersebut kita lakukan, kita sempurnakan dengan mengukur segala aktivitas batin kita dengan seluruh pemahaman tentang aspek lahir maupun batin kandungan Al-Quran. Sikap batin kita misalnya, rasa butuh dan keyakinan kita terhadap kebenaran Al-Quran. Sampai usia kita saat ini, tentu kalau kita cermati secara jujur pada diri sendiri, rasa butuh kita terhadap Al-Quran senantiasa naik-turun (meskipun pemahan secara nalar kita mengatakan seharusnya naik terus dari waktu ke waktu), demikian juga keyakinan kita terhadap kebenaran semua kandungan Al-Quran. Nah, pada saat keyakinan kita terhadap kebenaran Al-Quran serta rasa membutuhkannya sedang menguat, Alhamdulillah, itu berarti keadaan perjalanan hidup kita atau suluk kita sedang baik, demikian pula sebaliknya.

Contoh lain tentang evaluasi batiniah kita adalah, keyakinan kita dari waktu ke waktu tentang ayat QS. 49:12 yang berbunyi: “…Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.” Yang bisa kita pahami bahwa ukuran kemuliaan manusia di mata Allah adalah ketakwaannya. Meskipun nalar kita memahami maksud ayat tersebut, tetapi keyakinan kita belumlah istiqamah seperti itu dari waktu ke waktu. Pada saat keyakinan kita meningkat, alhamdulillah saat itu kondisi suluk kita sedang baik, sebaliknya, ketika saat itu keyakinan kita sedang melemah (meskipun penalaran kita paham maksud ayat tersebut) berarti keadaan suluk kita tidak baik.

Demikianlah, sebaiknya evaluasi suluk pribadi, kita lakukan secara periodik, agar penyikapan kita dalam bersuluk dapat optimal.

Pencapaian keberhasilan suluk dalam jangka waktu tertentu adalah hak prerogatif  Allah SWT. Namun, sebagai ikhtiar bisa saja kita menyemangati diri kita dengan menetapkan target-target tertentu dalam jangka waktu tertentu, yang penting kita juga menyiapkan penyikapan yang benar terhadap keadaan apapun yang Allah tetapkan pada diri kita.

Wallahu a’lam bi shawwab.

Tri Boedi Hermawan

sumber gambar:


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kategori

%d blogger menyukai ini: